Sedini
Mungkin
Shalom,
tidak terasa sudah semester 2. Ujian Nasional sudah mulai dipersiapkan di
masing-masing sekolah.. Kisi-kisi ujian nasional telah dikeluarkan. Buku-buku
latihan soal sudah banyak diterbitkan untuk menunjang persiapan UN 2013. Ya,
memang mempersiapkan ujian nasional lebih dini adalah hal yang harus dilakukan.
Kita bisa belajar dari tahun-tahun sebelumnya sehingga tahun ini persiapan kita
dalam Ujian Nasional bagi anak didikan kita dapat lebih matang.
Apa
yang perlu dipersiapkan? Banyak hal yang kita sebagai pendidik harus
persiapkan, terutama materi-materi yang akan diujikan nantinya. Banyak guru mata pelajaran yang di
UN kan, hanya mengandalkan buku-buku UN yang dijual di pasaran. Hal ini
tidaklah salah, tapi bagaimana kita dapat mengembangkan kepotensilan kita
sebagai pendidik? Sedangkan hal ini terus berlangsung tahun demi tahun. Satu
sisi memang memudahkan kita sebagai pendidik, tapi di sisi lain hal ini membuat
guru tidak berkambang.
Menyusun
soal memanglah tidak gampang, perlu pengorbanan waktu maupun pikiran. Apalagi
dalam menyusun soal Matematika. Lebih mudah untuk mengerjakan soal, daripada
menyusun soal. Akan tetapi dengan kita menyusun sendiri soal (meskipun dalam
hal ini kita juga tidak bisa mengabaikan soal-soal yang telah ada maupun buku-buku
UN yang telah dijual di pasaran), kita dapat membuat suatu terobosan bagi kita
pendidik kita dapat memfokuskan soal sesuai dengan kisi-kisi yang telah
dikeluarkan BNSP.
Terobosan
yang telah kita buat dengan menyusun sendiri soal-soal mata pelajaran UN yang
kita pegang akan berdampak positif bagi kelangsungan dunia pendidikan di
Indonesia. Kebiasaan yang terjadi saat ini di Indonesia terutama para pendidik
adalah sistem copy-paste. Copy dari
berbagai media, terus paste. Bukan berarti hal ini tidak boleh, tapi kalau
kebiasaan ini terus berlangsung tanpa adanya perubahan, maka akan membuat para
pendidik menjadi malas. Diharapkan para pendidik harus mempunyai terobosan
dalam dunia pendidikan di Indonesia agar dunia pendidikan di Indonesia dapat
terus maju dan berkembang.
Puji
Tuhan, di Sekolah Tongkat Harun penerapan Takut Akan Tuhan telah diterapkan,
baik dari Guru Pendidik maupun anak didikan. Dari dini telah diajarkan kepada setiap
anak didikan mengenai takut akan Tuhan, takut berbuat dosa. Diharapkan semua
sekolah di Indonesia juga menerapkan takut akan Tuhan, sehingga pemulihan untuk
dunia pendidikan di Indonesia dapat terjadi. Setiap pendidik dapat membuat
terobosan yang dapat memajukan dunia
pendidikan di Indonesia. Tuhan Yesus memberkati.
“Takut
akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan
didikan.”
Amsal
1:7

Tidak ada komentar:
Posting Komentar