Free Mining Bitcoin

freeminingbitcoin.com - Free Mining Bitcoin

Senin, 28 Januari 2013

Belajar Membangun Relasi dalam Kehidupan Remaja yang Sehat


Oleh   : David L.P Sumarsono

Kehidupan remaja berbeda dengan kehidupan anak-anak maupun orang dewasa. Remaja itu unik. Banyak hal yang terjadi dalam kehidupan remaja, baik itu positif ataupun menjurus ke hal negatif. Berjalan dengan perkembangan fisik yang cepat, berkembang pula kemampuan intelektual berpikirnya. Pada SMP berkembanglah kemampuan berpikir  abstrak, remaja sudah mampu membayangkan apa yang akan dialami bila terjadi suatu peristiwa seperti perang, akhir zaman dan lain sebagainya.
Berkembangnya kemampuan berpikir formal operasional pada remaja ditandai dengan tiga hal penting, yaitu:

1.      Remaja mulai mampu melihat/berpikir tentang kemungkinan-kemungkinan.
2.      Remaja mampu berpikir ilmiah, merumuskan masalah, membatasi masalah, menyusun hipotesis, mengumpulkan dan mengolah data sampai dengan menarik kesimpulan-kesimpulan.
3.      Remaja mampu memadukan ide-ide secara logis.

Tidak bisa disangkal, dalam menginjak masa remaja awal sikap egosentrisme sering kali muncul. Hal ini diakibatkan mereka sering kali menghadapi kebingungan antara pemikiran orang lain. Pada masa masa inilah, kita sebagai pendidik tidak boleh tinggal diam. Bila hal ini terus didiamkan, remaja akan bertumbuh sebagai orang yang tertutup dan sulit untuk membangun relasi. Belajar membangun relasi diperlukan untuk menumbuh kembangkan pemikiran anak dalam hal bersosial sehingga nantinya ketika anak menjadi dewasa, mereka dapat hidup bermasyarakat. 

Salah satu cara mengajarkan  anak membangun relasi dan kerjasama adalah memberikan tugas kelompok. Dalam praktikum, hal ini sangat membantu anak, sehingga anak dapat membangun relasi dan kerjasama sejak usia remaja. Diharapkan dengan diajarkannya membangun relasi dan kerjasama yang sehat sejak dini, remaja-remaja ini dapat terhindar dari pergaulan-pergaulan buruk yang dapat merusak masa depan remaja.

Tak jarang karena kurangnya didikan yang benar dalam hal pembagunan relasi ini,  remaja mulai dibelokkan oleh trend dunia dengan segala kenikmatannya. Pergaulan bebas, narkotika, dan gang yang tidak sehat siap menelan remaja yang tidak mendapatkan pendidikan agama dan karakter yang benar. Oleh karena itu, marilah segenap pendidik kita selamatkan jiwa-jiwa remaja ini denganmengajarkan pergaulan yang benar di dalam Tuhan.
Tuhan Yesus memberkati.

VISI SEKOLAH TONGKAT HARUN
MELAHIRKAN GENERASI YANG HIDUP DALAM KEBENARAN MENJADI TERANG DUNIA

Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,
kepercayaanku sejak masa muda, ya TUHAN.
Mazmur 71:5

Tidak ada komentar:

Posting Komentar