Oleh : David L.P Sumarsono
Kehidupan remaja berbeda
dengan kehidupan anak-anak maupun orang dewasa. Remaja itu unik. Banyak hal
yang terjadi dalam kehidupan remaja, baik itu positif ataupun menjurus ke hal
negatif. Berjalan dengan perkembangan fisik yang cepat, berkembang pula
kemampuan intelektual berpikirnya. Pada SMP berkembanglah kemampuan
berpikir abstrak, remaja sudah mampu
membayangkan apa yang akan dialami bila terjadi suatu peristiwa seperti perang,
akhir zaman dan lain sebagainya.
Berkembangnya kemampuan
berpikir formal operasional pada remaja ditandai dengan tiga hal penting,
yaitu:
1. Remaja mulai mampu
melihat/berpikir tentang kemungkinan-kemungkinan.
2. Remaja mampu berpikir ilmiah,
merumuskan masalah, membatasi masalah, menyusun hipotesis, mengumpulkan dan
mengolah data sampai dengan menarik kesimpulan-kesimpulan.
3. Remaja mampu memadukan
ide-ide secara logis.
Tidak bisa
disangkal, dalam menginjak masa remaja awal sikap egosentrisme sering kali
muncul. Hal ini diakibatkan mereka sering kali menghadapi kebingungan antara
pemikiran orang lain. Pada masa masa inilah, kita sebagai pendidik tidak boleh
tinggal diam. Bila hal ini terus didiamkan, remaja akan bertumbuh sebagai orang
yang tertutup dan sulit untuk membangun relasi. Belajar membangun relasi
diperlukan untuk menumbuh kembangkan pemikiran anak dalam hal bersosial
sehingga nantinya ketika anak menjadi dewasa, mereka dapat hidup
bermasyarakat.
Salah satu cara
mengajarkan anak membangun relasi dan
kerjasama adalah memberikan tugas kelompok. Dalam praktikum, hal ini sangat
membantu anak, sehingga anak dapat membangun relasi dan kerjasama sejak usia
remaja. Diharapkan dengan diajarkannya membangun relasi dan kerjasama yang
sehat sejak dini, remaja-remaja ini dapat terhindar dari pergaulan-pergaulan
buruk yang dapat merusak masa depan remaja.
Tak jarang karena
kurangnya didikan yang benar dalam hal pembagunan relasi ini, remaja mulai dibelokkan oleh trend dunia
dengan segala kenikmatannya. Pergaulan bebas, narkotika, dan gang yang tidak
sehat siap menelan remaja yang tidak mendapatkan pendidikan agama dan karakter
yang benar. Oleh karena itu, marilah segenap pendidik kita selamatkan jiwa-jiwa
remaja ini denganmengajarkan pergaulan yang benar di dalam Tuhan.
Tuhan
Yesus memberkati.
VISI SEKOLAH
TONGKAT HARUN
MELAHIRKAN
GENERASI YANG HIDUP DALAM KEBENARAN MENJADI TERANG DUNIA
Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan,
kepercayaanku sejak masa muda, ya TUHAN.
Mazmur 71:5

Tidak ada komentar:
Posting Komentar